Jombang, Kota Santri dengan Seribu Pesona




JOMBANG, JAWA TIMUR – Kabupaten Jombang yang dikenal sebagai "Kota Santri" kini semakin menonjol sebagai salah satu destinasi wisata potensial di Jawa Timur. Letaknya sangat strategis, berada di jalur antara kawasan wisata alam Malang di sebelah tenggara, Pacet–Trawas–Tretes di timur, serta situs sejarah Kerajaan Majapahit di Trowulan. Dengan posisi tersebut, Jombang menyimpan perpaduan daya tarik wisata alam, sejarah, hingga religi yang menarik bagi wisatawan.
Wisata Umum

Beberapa objek wisata keluarga menjadi daya tarik utama. Tirta Wisata, yang berada di jalur Jombang–Surabaya, dilengkapi kolam pancing, kolam renang, serta lapangan tenis. Tempat ini juga kerap digunakan sebagai lokasi konser musik artis lokal maupun nasional. Di pusat kota, Pujasera Kebonrojo menjadi surga kuliner tradisional yang ramai dikunjungi pada hari libur, ditambah dengan area bermain anak yang menambah kenyamanan pengunjung.

Tak jauh dari sana, berdiri Monumen Pesawat Tempur, hibah dari Armada Marinir TNI AL yang kini menjadi bagian dari ikon wisata Jombang. Sementara itu, Alun-Alun Jombang selalu menjadi pusat keramaian. Dengan taman hijau dan empat menara masjid sebagai simbol kota, alun-alun dipadati warga setiap akhir pekan untuk olahraga, bersantai, hingga menghadiri pameran, konser, dan berbagai festival budaya.

Wisata Sejarah

Jombang memiliki kaitan erat dengan peninggalan Majapahit. Sendang Made di Kecamatan Kudu dipercaya sebagai tempat pertapaan Raja Airlangga. Di sekitarnya juga terdapat beberapa sendang lain, seperti Sendang Payung dan Sendang Drajat, yang memperkaya nilai historis kawasan ini.

Selain itu, Candi Arimbi di Kecamatan Wonosalam juga menyimpan jejak sejarah. Dahulu, candi ini merupakan pintu gerbang selatan Kerajaan Majapahit. Letaknya yang strategis di jalur Mojoagung–Wonosalam membuatnya mudah dijangkau wisatawan.

Wisata Alam

Bagi pencinta alam, Jombang menawarkan banyak pilihan. Sumber Boto menjadi favorit dengan suasana sejuk, pepohonan rindang, dan kolam renang air hangat. Di kawasan Wonosalam, Agrowisata Panglungan menyuguhkan perkebunan kakao, cengkeh, melinjo, dan kopi yang dikelola sekaligus sebagai kawasan konservasi air.

Objek paling menawan adalah Air Terjun Tretes setinggi 158 meter yang berada di ketinggian 1.250 mdpl di Desa Galengdowo. Selain itu, ada pula Goa Sigolo-Golo dan Kedung Cinet yang terkenal dengan panorama sungai jernih, tebing alami, dan jembatan gantung yang menantang. Bagi keluarga, Bendungan Plabuhan dan Bendungan Jambe sering dijadikan lokasi piknik dengan panorama alam yang indah.

Wisata Religi

Identitas Jombang sebagai pusat pendidikan Islam terlihat dari banyaknya pondok pesantren besar, seperti Tebuireng, Bahrul Ulum Tambakberas, Denanyar, dan Darul Ulum Peterongan. Di Tebuireng pula terdapat makam KH. Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama, serta putranya KH. Wahid Hasyim, Menteri Agama pertama RI. Keduanya menjadi tujuan ziarah umat Islam dari berbagai daerah.

Namun, Jombang juga menyimpan keragaman religi. Kelenteng Hong San Kiong di Gudo berfungsi sebagai tempat ibadah umat Tridharma sekaligus pusat pengobatan tradisional, lengkap dengan pertunjukan barongsai dan wayang potehi saat Imlek. Gereja Mojowarno, gereja Protestan tertua di kawasan timur Indonesia, menjadi landmark penting umat Kristen dengan tradisi budaya tahunan Kebetan dan Unduh-Unduh.

Destinasi Lengkap

Dengan kekayaan budaya, panorama alam, dan jejak spiritual yang kental, Kabupaten Jombang tampil sebagai destinasi wisata lengkap di Jawa Timur. Mulai dari air terjun yang megah, situs peninggalan Majapahit, pusat kuliner, hingga wisata religi, semuanya berpadu menjadikan Jombang sebagai permata wisata yang layak dikunjungi.




Posting Komentar

0 Komentar