Tulungagung, Fosmad.id - Ribuan siswa jenjang SD/MI baik Negeri maupun swasta di Kabupaten Tulungagung mengikuti pawai Bhinneka Tunggal Ika 2025.
Kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke 80 RI ini mengusung tema "Persatuan dalam Keberagaman".
Ribuan peserta diberangkat dari halaman Kantor Pemkab Tulungagung dengan titik finish simpang empat 555.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Tulungagung, Rahardi Puspita Bintara, melalui Kabid SD Wahyu Tejo mengatakan, pawai Bhinneka Tunggal Ika 2025 diikuti oleh ribuan siswa dari 20 SD/MI di Tulungagung.
Rinciannya peserta yakni, SD Al Gontory 190 personil, SD Muhammadiyah 1 Tulungagung 150 personil, Gugus 1 dan 2 Kecamatan Kedungwaru, SDN1 Kedungwaru 186 personil, SDN 1 Kampungdalem 200 personil.
Selanjutnya Gugus 3 dan 4 Kecamatan Kedungwaru, UPASP Kecamatan Boyolangu 180 personil, SDN Alam Mutiara Umat 160 personil, SD Islam Al Munawar, SDN 4 Kampungdalem, Gugus 2 Kecamatan Tulungagung 175 personil.
SD Al Irsyad Islamiyah 144 personil, Gugus 3 Kecamatan Tulungagung 200 personil, Gugus 5, 6, 7 Kecamatan Kedungwaru, SDN 7 Kampungdalem 108 personil, SD Al Islah 119 personil.
Kemudian Gugus 5 Kecamatan Tulungagung 200 personil, Gugus 4 Kecamatan Tulungagung 199 personil, SD Islam Al Badar 152 personil, dan SD Islam Terpadu Al Asror 150 personil.
"Rute Pawai Budaya adalah Start di halaman Kantor Pemkab Tulungagung dan Finish di simpang empat 555," kata Tejo. Minggu (24/8/2025).
Dia menjelaskan, kegiatan pawai budaya Bhinneka Tunggal Ika 2025 mempunyai beberapa tujuan, pertama untuk menumbuhkan semangat nasionalisme dan cinta tanah air di kalangan pelajar dan masyarakat
Kedua memperkuat persatuan dan kesatuan dalam keberagaman budaya, ketiga menampilkan kekayaan budaya nusantara khususnya kebudayaaan lokal Tulungagung dan keempat sebagai wadah berekspresi dan berkreasi bagi pelajar.
"Melalui pawai ini mari kita maknai bahwa perbedaan bukanlah pemisah, melainkan
sebuah persatuan dari berbagai suku, bahasa, dan tradisi, kita tetap satu Indonesia," tutupnya. (Dwi)
0 Komentar