Desa Tanggulwelahan Siap Dukung Swasembada Pangan Nasional Melalui Musim Tanam Padi


Tulungagung – Memasuki musim tanam padi tahun ini, para petani di Desa Tanggulwelahan, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung mulai mempersiapkan lahan pertanian untuk mendukung program swasembada pangan nasional. Hamparan sawah hijau yang membentang luas menjadi gambaran semangat masyarakat desa dalam menjaga ketahanan pangan, khususnya di sektor pertanian padi.

Desa Tanggulwelahan memiliki jumlah penduduk sekitar 4.950 jiwa dengan luas wilayah kurang lebih 3,51 kilometer persegi. Sebagian besar masyarakat menggantungkan hidup pada sektor pertanian yang menjadi salah satu potensi utama desa.


Kepala Desa Tanggulwelahan, Suhadi, menyampaikan bahwa sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian warga. Dari total luas lahan pertanian sekitar 272 hektar, sebanyak 200 hektar digunakan untuk budidaya padi, sedangkan 72 hektar lainnya dimanfaatkan untuk tanaman palawija.

“Memasuki musim tanam ini, para petani mulai turun ke sawah untuk melakukan penanaman padi. Pemerintah desa terus mendukung para petani agar hasil panen tetap maksimal dan mampu membantu program swasembada pangan,” ujar Suhadi.

Kondisi lahan persawahan yang subur serta sistem irigasi yang memadai menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan pertanian di Desa Tanggulwelahan. Selain itu, semangat gotong royong masyarakat dalam menjaga saluran air dan lingkungan pertanian juga terus dipertahankan.

Pemerintah desa berharap hasil panen tahun ini dapat meningkat dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan potensi pertanian yang dimiliki, Desa Tanggulwelahan optimis dapat menjadi salah satu desa penopang ketahanan pangan di Kabupaten Tulungagung.

Suasana musim tanam yang mulai ramai terlihat di area persawahan desa. Para petani tampak mulai menyiapkan bibit, mengolah lahan, hingga melakukan penanaman secara bersama-sama. Pemandangan tersebut menjadi simbol semangat masyarakat desa dalam menjaga ketersediaan pangan dan melestarikan sektor pertanian sebagai warisan utama daerah.jurnalis,nang

Posting Komentar

0 Komentar