Jembatan Garuda Desa Kates Diresmikan, Dari Jembatan Gantung Rapuh Menjadi Akses Beton Aman bagi Generasi Mendatang


Tulungagung, Fosmad.id - Warga Desa Kates, Kecamatan Kauman, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, akhirnya bisa bernapas lega. Jembatan gantung tua yang selama ini menjadi jalur utama warga dan kerap membahayakan keselamatan kini resmi digantikan dengan Jembatan Garuda berbahan beton kokoh.

Peresmian jembatan baru tersebut dilakukan oleh Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, didampingi Dandim 0807/Tulungagung Letkol Inf Hanny Galih Satrio, Selasa (10/9/2025). Kehadiran infrastruktur baru ini mengakhiri era di mana warga harus 'bertaruh nyawa' setiap kali melintasi sungai.

"Jembatan ini dibangun dengan struktur beton yang kokoh dan aman. Tujuan utamanya jelas: memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, baik untuk akses pendidikan, kesehatan, maupun kegiatan ekonomi," ucap Letkol Hanny Galih di lokasi peresmian.

Sebelumnya, kondisi jembatan gantung lama sangat memprihatinkan. Material kayu yang mulai lapuk dan struktur yang goyah membuat warga, terutama anak sekolah dan petani, kerap merasa takut saat melintas. Risiko terperosok ke sungai selalu menghantui, khususnya saat musim hujan dengan debit air yang tinggi.

Jembatan Garuda di Desa Kates merupakan salah satu dari lima titik jembatan yang dibangun secara simultan di wilayah Tulungagung. Program infrastruktur ini merupakan prioritas pemerintah pusat yang dikawal TNI untuk memutus isolasi wilayah di beberapa kecamatan terpencil.

Selain di Kecamatan Kauman, pembangunan jembatan serupa juga rampung di Kecamatan Kalidawir (2 unit), Kecamatan Pucanglaban (1 unit), dan Kecamatan Rejotangan (1 unit). Langkah ini diharapkan dapat meratakan aksesibilitas dan kesejahteraan di seluruh penjuru kabupaten.

Dampak positif dari kehadiran Jembatan Garuda langsung terasa. Mobilitas warga antarwilayah menjadi lebih cepat dan efisien. Para petani dan pelaku usaha mikro kini dapat mendistribusikan hasil bumi ke pasar dengan biaya logistik yang lebih murah dan waktu tempuh yang terpangkas signifikan.

Plt Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menyatakan optimisme terhadap daya tahan infrastruktur baru ini. Ia berharap jembatan beton ini dapat bertahan puluhan tahun dan dinikmati hingga generasi mendatang.

"Jangka panjang hingga oleh anak cucu kita kelak," kata Ahmad Baharudin.

Bagi warga Desa Kates, Jembatan Garuda bukan sekadar tumpukan beton di atas sungai. Lebih dari itu, jembatan ini menjadi simbol harapan baru dan gerbang pembuka berkah kesejahteraan yang berkelanjutan bagi desa mereka. (Dwi)

Posting Komentar

0 Komentar