KONI Kota Blitar 2026–2030 Resmi Dilantik, Fokus Perkuat Pembinaan Atlet dan Raih Prestasi

BLITAR – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Blitar masa bakti 2026–2030 resmi dilantik dalam prosesi yang berlangsung di Balai Kusuma Wicitra, Kamis (18/6/2026). Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi penguatan pembinaan olahraga di Kota Blitar sekaligus langkah awal menuju peningkatan prestasi atlet di berbagai ajang kompetisi.

Pelantikan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan KONI Jawa Timur dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal KONI Jawa Timur. Kegiatan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), jajaran Kejaksaan, pengurus cabang olahraga (cabor), serta berbagai pemangku kepentingan di bidang olahraga.


Kepengurusan KONI Kota Blitar periode 2026–2030 dipimpin oleh Ketua Umum M. Saman Hudi Anwar dengan Wakil Ketua Umum Elim Tyu Samba. Kehadiran kepengurusan baru ini diharapkan mampu menghadirkan semangat baru dalam membangun ekosistem olahraga yang profesional, kompetitif, dan berprestasi.

Dalam sambutannya, perwakilan KONI Jawa Timur menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, organisasi olahraga, pelatih, atlet, dan seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan sistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan.

Ketua Umum KONI Kota Blitar, M. Saman Hudi Anwar, mengatakan amanah yang diberikan kepada dirinya beserta jajaran pengurus merupakan tanggung jawab besar untuk memajukan dunia olahraga di Kota Blitar.

"Harapan kami dengan adanya kepengurusan baru ini dapat memberikan semangat baru untuk menggelorakan olahraga di Kota Blitar. Ini bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan demi kemajuan olahraga dan para atlet Kota Blitar," ujarnya.

Menurutnya, organisasi harus menjadi wadah pengabdian bagi seluruh insan olahraga. Karena itu, kepengurusan baru akan memprioritaskan penguatan komunikasi dengan seluruh cabang olahraga serta meningkatkan pembinaan atlet sejak usia dini.

"Kami diberikan amanah ini bukan untuk gaya-gayaan. Ini adalah tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Pelantikan hari ini merupakan langkah awal untuk membawa olahraga Kota Blitar menjadi semakin baik, semakin berprestasi, dan semakin membanggakan masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum KONI Kota Blitar yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Blitar, Elim Tyu Samba, menyampaikan apresiasi kepada KONI Jawa Timur atas dukungan yang diberikan kepada kepengurusan baru.

Menurutnya, pelantikan tersebut bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk membangun masa depan olahraga Kota Blitar.

"Kepengurusan ini adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Bukan untuk kepentingan pribadi, tetapi untuk mengabdi dan bekerja nyata demi kemajuan olahraga Kota Blitar," katanya.

Elim menambahkan, fokus utama kepengurusan periode 2026–2030 adalah memperkuat pembinaan olahraga secara menyeluruh, mulai dari pencarian bakat, pembibitan atlet usia dini, peningkatan kualitas pelatih, hingga pendampingan atlet berprestasi agar mampu bersaing di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.

"Kami akan hadir mendampingi dan membina atlet-atlet Kota Blitar agar memiliki kesempatan berkembang dan mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya di berbagai ajang kompetisi," ujarnya.

Usai pelantikan, KONI Kota Blitar langsung melakukan konsolidasi internal guna menyusun program kerja empat tahun ke depan. Sejumlah agenda strategis menjadi prioritas, di antaranya peningkatan kualitas pembinaan atlet, penguatan manajemen cabang olahraga, serta persiapan menghadapi berbagai kejuaraan tingkat provinsi maupun nasional.

Dengan dukungan pemerintah daerah, stakeholder olahraga, dan masyarakat, KONI Kota Blitar optimistis mampu menciptakan iklim olahraga yang lebih kompetitif sekaligus melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama Kota Blitar di berbagai ajang olahraga.

Pelantikan pengurus KONI Kota Blitar periode 2026–2030 ini menjadi simbol komitmen bersama untuk menjadikan olahraga sebagai salah satu pilar pembangunan sumber daya manusia yang unggul, sehat, dan berdaya saing. (KV)

Posting Komentar

0 Komentar