PEMERINTAH DESA PUCUNG KIDUL GELAR PERINGATAN BULAN SURO SEBAGAI WUJUD PELESTARIAN TRADISI DAN PENGUATAN KEBERSAMAAN MASYARAKAT

Pucung Kidul, Boyolangu – Pemerintah Desa Pucung Kidul, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, menyelenggarakan kegiatan Peringatan Bulan Suro di Balai Desa Pucung Kidul dengan penuh khidmat, tertib, dan sarat makna. Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin desa yang bertujuan untuk melestarikan tradisi budaya sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Pucung Kidul, Bapak Kadis Winarto, beserta seluruh perangkat desa, Ketua dan Anggota BPD, pengurus LPM, Ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, tokoh agama, alim ulama, serta warga sekitar Balai Desa Pucung Kidul. Kurang lebih 70 peserta hadir dan mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh antusias serta rasa kebersamaan.


Peringatan Bulan Suro memiliki nilai filosofis yang mendalam bagi masyarakat Jawa. Selain menjadi momentum untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Bulan Suro juga dimaknai sebagai waktu yang tepat untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki perilaku, serta memperkuat hubungan sosial di lingkungan masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Pucung Kidul, Bapak Kadis Winarto, menyampaikan bahwa tradisi peringatan Bulan Suro merupakan warisan budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan bersama. Menurut beliau, kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi sarana untuk mengenang nilai-nilai luhur para pendahulu, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat persatuan, kerukunan, dan semangat gotong royong di tengah kehidupan bermasyarakat.


“Melalui peringatan Bulan Suro ini, mari kita jadikan sebagai momentum untuk mempererat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta bersama-sama menjaga kondusivitas dan keharmonisan di Desa Pucung Kidul. Dengan kebersamaan yang kuat, kita dapat mewujudkan desa yang semakin maju, aman, dan sejahtera,” ujar beliau.

Rangkaian kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh kekhidmatan. Seluruh peserta mengikuti acara dengan tertib, menunjukkan tingginya semangat masyarakat dalam menjaga tradisi serta mendukung kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah desa.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Pucung Kidul berharap nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan gotong royong dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Selain itu, pelestarian tradisi Bulan Suro diharapkan mampu menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar tetap mengenal, memahami, dan menghargai budaya serta kearifan lokal yang dimiliki.

Dengan semangat Bulan Suro, Pemerintah Desa Pucung Kidul mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat silaturahmi, dan bersama-sama membangun desa menuju masa depan yang lebih baik, harmonis, dan sejahtera. /Nang

Posting Komentar

0 Komentar