Disnaker Blitar Buka Pelatihan Digital Marketing Berbasis DBHCHT, Cetak Tenaga Kerja Siap Pakai


Blitar – FOSMAD. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Blitar resmi membuka Program Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan berbasis Klaster Kompetensi Skema Digital Marketing bagi pencari kerja, Selasa (6/5). Kegiatan ini digelar di Rest Area Pendapa Ageng Hand Asta Sih, Jalan Raya Togogan, Srengat, dan didanai dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2025.

Pelatihan dibuka oleh Kepala Disnaker melalui Kepala Bidang Latihan Kerja, Produktivitas Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Latprotrans), Latip Usman. Dalam sambutannya, Latip menyampaikan bahwa pelatihan ini akan berlangsung selama 10 hari hingga 19 Mei 2025, kemudian dilanjutkan dengan program magang dan sertifikasi selama lima hari.


“Inovasi tahun ini adalah penambahan program magang, agar peserta tidak hanya memahami teori tetapi juga menguasai keterampilan yang bisa langsung diterapkan di dunia kerja,” ungkapnya.

Ia juga mendorong para peserta untuk membangun jejaring dan bergabung dalam komunitas digital marketing, sebagai bekal untuk pengembangan diri jangka panjang.

Dari total 383 pendaftar, hanya 25 orang yang berhasil lolos seleksi terbuka, terdiri dari 20 peserta umum dan 5 perwakilan dari Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI).

“Program ini bertujuan mencetak tenaga kerja terampil yang mampu menjawab tantangan industri dan mengurangi angka pengangguran di Blitar,” jelas Latip.

Materi pelatihan mencakup teori dan praktik digital marketing, menyiapkan peserta agar siap terjun langsung ke industri digital. Hal ini sekaligus menjadi bukti bahwa penggunaan DBHCHT tidak hanya untuk pembangunan fisik, melainkan juga peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Salah satu peserta, Muhammad Feri dari Desa Jabung, Kecamatan Talun, menyampaikan apresiasinya terhadap pelatihan tersebut. “Materi yang diberikan sangat relevan, terutama dalam memasarkan produk UMKM. Ini sangat bermanfaat dan membuka peluang kerja baru di era digital,” katanya.

Disnakertrans Kabupaten Blitar menyatakan komitmennya untuk terus mengembangkan pelatihan serupa guna menciptakan tenaga kerja unggul dan siap bersaing di dunia kerja.

(KV)

Posting Komentar

0 Komentar