Tulungagung, Fosmad.id – Pagelaran wayang kulit semalam suntuk oleh dalang Ki Kondho Wahyu Widodo atau Ki Sun Gondrong memeriahkan rangkaian Bersih Desa di Desa Gesikan, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, Selasa (28/4/2026) malam.
Acara yang digelar di Balai Desa Gesikan itu dipadati warga dari berbagai wilayah. Tradisi tahunan ini menjadi ajang mempererat kebersamaan masyarakat sekaligus melestarikan budaya Jawa yang masih terjaga hingga kini.
Sebelum pagelaran dimulai, penonton disuguhkan tari Gambyong yang dibawakan enam penari dengan gerakan khas nan gemulai.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran Muspika Kecamatan Pakel, Kepala Desa Gesikan beserta perangkat desa, BPD, tokoh masyarakat, hingga karang taruna.
Ketua panitia Bersih Desa, Sapuan, mengatakan rangkaian kegiatan telah dimulai sejak 23 April hingga 1 Mei 2026.
“Kegiatannya ada doa bersama, kenduri, dan pagelaran seni budaya sebagai bentuk rasa syukur masyarakat,” jelasnya.
Menurutnya, wayang kulit bukan hanya hiburan semata, namun juga sarana penyampaian nilai moral dan budaya kepada masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Gesikan, Nurhadi Setiawan, menyebut tradisi Bersih Desa rutin digelar setiap bulan Selo dalam penanggalan Jawa.
Ia mengapresiasi partisipasi warga yang ikut mendukung kegiatan, baik melalui tenaga maupun donasi.
“Harapannya masyarakat mendapat keselamatan, keberkahan, dan dijauhkan dari malapetaka,” kata Kades di sela-sela acara.
Pagelaran wayang diawali prosesi penyerahan gunungan wayang dari Kepala Desa kepada Ki Sun Gondrong sebagai simbol dimulainya pertunjukan.
Dalam kesempatan itu, Ki Sun Gondrong membawakan lakon “Wahyu Katentreman” yang sarat pesan tentang pentingnya ketenteraman dan persatuan masyarakat.
Suasana semakin meriah dengan iringan karawitan Raras Kawiryan, campursari Kidung Manggala, serta penampilan bintang tamu Jo Klithik dan Jo Kluthuk. Kegiatan berlangsung aman dan lancar dengan pengamanan dari Polsek Pakel, Koramil, serta Linmas Desa Gesikan.
Menjelang dini hari, acara ditutup dengan prosesi ruwatan yang diikuti doa keselamatan bagi masyarakat Desa Gesikan. (Dwi)
0 Komentar