TULUNGAGUNG – Kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Perempatan Sukoanyar, Kecamatan Pakel, Kabupaten Tulungagung, kembali menjadi perhatian masyarakat. Dalam kurun waktu sepekan, tercatat empat orang meninggal dunia akibat kecelakaan di lokasi tersebut.
Meningkatnya volume kendaraan sejak penutupan jalur Gondang dan pengalihan arus melalui jalur Bandung–Campurdarat menuju Pondok Pampang disebut menjadi salah satu faktor yang memperbesar risiko kecelakaan di kawasan itu. Berbagai jenis kendaraan, mulai dari bus besar, truk bertonase berat, kendaraan pribadi, hingga sepeda motor, kini melintas dan bertemu di satu titik persimpangan yang dinilai memerlukan penanganan lebih optimal.
Masyarakat menyoroti belum adanya lampu pengatur lalu lintas (traffic light) di perempatan tersebut. Selain itu, pengaturan arus kendaraan juga dinilai masih perlu diperkuat, terutama pada jam-jam padat dan rawan kecelakaan.
Pengasuh pondok pesantren sekaligus pengamat sosial Tulungagung, KH Toha Maksum atau Gus Maksum, menilai kondisi ini perlu segera mendapat perhatian serius dari pemerintah dan instansi terkait.
“Empat korban meninggal dunia dalam satu minggu tentu menjadi perhatian bersama. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dan perlu langkah cepat agar kejadian serupa tidak terus berulang,” ujarnya.
Ia berharap pemerintah daerah bersama Dinas Perhubungan dan kepolisian dapat segera melakukan evaluasi terhadap sistem pengaturan lalu lintas di Perempatan Sukoanyar, termasuk mempertimbangkan pemasangan traffic light serta penempatan petugas secara lebih intensif.
Menurut warga sekitar, kondisi lalu lintas di kawasan tersebut memang mengalami peningkatan signifikan sejak adanya pengalihan arus kendaraan. Mereka berharap ada solusi konkret demi memberikan rasa aman bagi pengguna jalan maupun masyarakat sekitar.
Selain pemasangan fasilitas keselamatan lalu lintas, masyarakat juga berharap adanya rekayasa arus kendaraan dan peningkatan rambu-rambu peringatan agar potensi kecelakaan dapat diminimalkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bahwa keselamatan pengguna jalan memerlukan perhatian dan sinergi semua pihak. Dengan langkah penanganan yang cepat dan tepat, diharapkan Perempatan Sukoanyar dapat menjadi jalur yang lebih aman bagi masyarakat. (SONYA)
0 Komentar