Strategi Penanganan dan Pencegahan Stunting Melalui Sinergi Lintas Sektor
Kolomayan, 03 Juni 2026 – Pemerintah Desa Kolomayan, Kecamatan Wonodadi, Kabupaten Blitar, melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting Tahun Anggaran 2026 sebagai upaya memperkuat strategi penanganan dan pencegahan stunting melalui kolaborasi berbagai pihak. Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Kolomayan ini dihadiri oleh unsur pemerintah, tenaga kesehatan, lembaga kemasyarakatan, serta tokoh masyarakat.
Acara dibuka oleh Pj. Kepala Desa Kolomayan, Totok Priyono, SE., MM., dan dilanjutkan dengan penyampaian materi serta diskusi mengenai kondisi stunting di wilayah desa, langkah-langkah pencegahan, serta upaya percepatan penurunan angka stunting melalui program yang terintegrasi dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut:
1. Camat Wonodadi, Imam Syafii, SH., MH., beserta Kasi PMD Kecamatan Wonodadi.
2. Kepala Puskesmas Wonodadi beserta Bidan Desa Kolomayan.
3. Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).
4. Pendamping Kecamatan.
5. Babinsa Desa Kolomayan.
6. Bhabinkamtibmas Desa Kolomayan.
7. Kader Posyandu dan Kader Kesehatan Desa.
8. Badan Permusyawaratan Desa (BPD).
9. Tokoh Pemuda.
10. Tokoh Masyarakat.
11. Pengurus Muslimat.
12. Tim Penggerak PKK Desa Kolomayan.
Dalam kesempatan tersebut, peserta rembuk stunting membahas berbagai faktor penyebab stunting, mulai dari pemenuhan gizi ibu hamil, pemberian ASI eksklusif, pola asuh anak, sanitasi lingkungan, hingga akses terhadap layanan kesehatan. Seluruh peserta juga menyampaikan masukan dan usulan program yang dapat mendukung percepatan penurunan stunting di Desa Kolomayan.
Pj. Kepala Desa Kolomayan, Totok Priyono, SE., MM., dalam sambutannya menegaskan bahwa penanganan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan, melainkan memerlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader, lembaga kemasyarakatan, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas.
Sementara itu, Camat Wonodadi, Imam Syafii, SH., MH., menyampaikan dukungannya terhadap upaya percepatan penurunan stunting melalui penguatan koordinasi lintas sektor dan optimalisasi program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Beliau berharap seluruh pihak dapat terus bersinergi demi mewujudkan generasi penerus yang sehat dan berkualitas.
Pihak Puskesmas Wonodadi juga menyampaikan pentingnya pemantauan tumbuh kembang balita secara rutin, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pola hidup bersih dan sehat, serta pemenuhan gizi seimbang bagi ibu hamil dan anak sebagai langkah utama pencegahan stunting.
Melalui kegiatan Rembuk Stunting Tahun Anggaran 2026 ini, diharapkan dapat menghasilkan komitmen bersama dan rencana tindak lanjut yang konkret dalam upaya pencegahan serta penanganan stunting di Desa Kolomayan. Dengan kerja sama yang baik dari seluruh pemangku kepentingan, Desa Kolomayan optimis dapat mewujudkan generasi yang lebih sehat, kuat, dan berdaya saing di masa depan.
Jurnalis: Nanang
0 Komentar