TULUNGAGUNG, Formad. Id – Pemerintah Kabupaten Tulungagung menggelar Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 yang dirangkai dengan Kongres Anak, Kumpul Bocah, dan DPATA Award 2026 di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Senin (3/8/2026).
Kegiatan yang mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" ini menjadi langkah krusial untuk memperkuat komitmen daerah dalam mewujudkan Kabupaten Tulungagung Layak Anak.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Plt Bupati Tulungagung, jajaran Forkopimda, organisasi perlindungan anak, hingga jajaran Forum Anak dan Dewan Perwakilan Anak Kabupaten Tulungagung Masa Bakti 2025–2026.
Momentum ini dimaknai bukan sekadar seremonial, melainkan komitmen nyata menciptakan lingkungan yang aman, sehat, inklusif, serta bebas dari perundungan dan eksploitasi bagi tumbuh kembang anak.
Dalam sambutannya, Plt Bupati Tulungagung mendorong Forum Anak dan Dewan Perwakilan Anak untuk aktif memperjuangkan hak-hak teman sebayanya di masyarakat.
“Saya berharap Forum Anak dan Dewan Perwakilan Anak Tulungagung terus menjalankan perannya sebagai Pelopor dan Pelapor (2P) dalam mengawal pemenuhan hak anak,” tegas Plt Bupati Tulungagung.
Pada kesempatan yang sama, Dr. Kasil Rohmad menyampaikan apresiasi dan rasa optimisnya setelah melihat potensi luar biasa yang ditunjukkan para peserta dari jenjang SD hingga SMA.
“Melihat penampilan anak-anak hari ini, rasanya bukan Indonesia gelap, tetapi Indonesia terang. Mereka memiliki kesiapan luar biasa untuk meneruskan estafet kepemimpinan bangsa,” ujar Dr. Kasil Rohmad.
Dirinya juga melaporkan bahwa keberadaan Forum Anak di Tulungagung kini makin solid dan telah terbentuk secara berjenjang hingga ke tingkat kecamatan dan desa.
Melalui penganugerahan DPATA Award 2026 serta pembukaan resmi Kongres Anak, Pemkab Tulungagung berharap sinergi seluruh elemen masyarakat makin kuat demi menyiapkan generasi emas yang berkualitas dan terlindungi. (Gw)
0 Komentar