Makam Bung Karno Buka 24 Jam, Pemkot Blitar Perluas Akses Ziarah dan Wisata Malam


BLITAR — Pemerintah Kota Blitar resmi membuka layanan Makam Bung Karno (MBK) selama 24 jam. Kebijakan ini memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat dan wisatawan untuk berziarah ke makam Proklamator Republik Indonesia, termasuk pada malam hari.

Layanan MBK 24 jam mulai diberlakukan bertepatan dengan rangkaian tasyakuran HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Blitar, Sabtu malam (15/8/2026).
Wali Kota Blitar, Syauqul Muhibbin, mengatakan pembukaan layanan tersebut menjadi salah satu upaya Pemkot Blitar memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin berziarah, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan waktu.

Menurutnya, momentum pembukaan layanan 24 jam juga bertepatan dengan peringatan wafatnya Bung Karno yang dalam penanggalan Jawa diperingati pada Minggu Kliwon.
“Bertepatan wafat beliau, maka Pemerintah Kota Blitar membuka MBK 24 jam, sehingga memfasilitasi seluruh masyarakat, para peziarah untuk bisa datang ke Kota Blitar menziarahi Bung Karno kapan pun, baik pagi, siang maupun malam,” ujar Syauqul Muhibbin.

Telah Mendapat Persetujuan Keluarga Bung Karno

Syauqul atau yang akrab disapa Mas Ibin menegaskan, pembukaan layanan Makam Bung Karno selama 24 jam telah mendapatkan persetujuan dari pihak keluarga Bung Karno.
Pemkot Blitar juga menyiapkan kegiatan doa rutin setiap Minggu Kliwon yang ditujukan kepada arwah Bung Karno. Kegiatan tersebut diharapkan semakin menambah kekhidmatan suasana ziarah, termasuk bagi masyarakat yang datang pada malam hari.

Dengan kebijakan tersebut, masyarakat yang baru tiba di Blitar pada malam hari setelah menempuh perjalanan dari luar daerah tidak lagi harus menunggu hingga pagi untuk berziarah.

Dorong Pola Baru Wisata di Blitar Raya

Selain memperluas akses ziarah, Pemkot Blitar melihat layanan MBK 24 jam sebagai peluang untuk mengembangkan pola kunjungan wisata di wilayah Blitar Raya.

Wisatawan dapat menikmati destinasi wisata alam di Kabupaten Blitar pada pagi hingga siang hari. Selanjutnya, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan ke Kota Blitar pada sore atau malam hari untuk menikmati destinasi wisata sejarah dan religi, termasuk Makam Bung Karno.

“Ini juga membuka pola kunjungan wisata di Blitar Raya. Wisatawan bisa menikmati wisata alam di Kabupaten Blitar pada pagi sampai siang, kemudian malam harinya bisa datang ke Kota Blitar untuk menikmati wisata sejarah dan religi,” jelasnya.

Pemkot Blitar berharap kebijakan tersebut tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat yang hendak berziarah, tetapi juga memperluas pilihan aktivitas wisata malam di Kota Blitar.

Sebagai salah satu destinasi sejarah dan religi yang memiliki keterkaitan kuat dengan perjalanan bangsa Indonesia, Makam Bung Karno diharapkan semakin dikenal dan menjadi salah satu tujuan wisata bagi masyarakat dari berbagai daerah.

Pembukaan layanan selama 24 jam sekaligus menjadi langkah Pemkot Blitar dalam memperkuat sektor pariwisata dengan tetap mempertahankan nilai sejarah dan kekhidmatan Makam Bung Karno sebagai tempat peristirahatan terakhir Sang Proklamator.(KV/ADV)

Posting Komentar

0 Komentar