Semarak HUT ke-81 RI, Gerak Jalan Umum Kota Blitar Jadi Panggung Kreativitas dan Kekompakan Warga

BLITAR – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Blitar semakin semarak dengan digelarnya lomba gerak jalan kategori umum, Sabtu (8/8/2026). Sekitar 100 pleton ikut ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung meriah tersebut.

Peserta memulai perjalanan dari kawasan Alun-Alun Kota Blitar dan sekitar Kantor Wali Kota Blitar. Sepanjang rute, masyarakat tampak antusias menyaksikan berbagai penampilan peserta yang hadir dengan kostum unik, yel-yel, hingga beragam kreativitas untuk memeriahkan suasana.


Selain menjadi hiburan, lomba gerak jalan menjadi ruang bagi masyarakat untuk mempererat persaudaraan, menjaga kekompakan, sekaligus menunjukkan semangat dalam menyambut hari kemerdekaan.

Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin atau yang akrab disapa Mas Ibin turut mengapresiasi partisipasi masyarakat. Ia menyebut seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar tanpa kendala berarti.

"Alhamdulillah, semua berjalan lancar dan tidak ada kendala. Terima kasih kepada semua peserta yang antusias mengikuti gerak jalan dalam rangka menyongsong kemerdekaan RI ke-81," ujar Mas Ibin.

Ia berharap kegiatan tersebut memberikan manfaat positif bagi masyarakat serta semakin memperkuat semangat kebersamaan warga Kota Blitar.

Salah satu peserta yang tampil dengan konsep menarik berasal dari RT 2 RW 13, Kelurahan Karanglo, Kecamatan Sananwetan. Warga setempat mengirimkan dua regu dengan total 48 peserta.

Regu perempuan tampil dengan tema koboi. Mereka mengenakan topi, rompi, dan celana jeans yang menggambarkan sosok perempuan tangguh. Sementara regu laki-laki mengusung tema "Pelari Kalcer" dengan sentuhan Senam Kesegaran Jasmani (SKJ).

Ketua RT 2 RW 13, Dono Trisusilo, menjelaskan bahwa konsep tersebut sengaja dibuat untuk menyampaikan pesan sosial. Tema koboi, misalnya, menggambarkan ketangguhan perempuan dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan dan membantu menopang ekonomi keluarga.

"Perempuan harus kuat dalam mengurus rumah tangga. Kami menggambarkan ibu-ibu seperti koboi yang tangguh, mampu bertahan dalam berbagai kondisi, dan menjadi salah satu penopang ekonomi keluarga," kata Dono.

Sementara konsep "Pelari Kalcer" membawa pesan agar masyarakat tidak mudah menyerah menghadapi kondisi ekonomi. Menurut Dono, masyarakat harus terus bergerak, bekerja keras, dan menjaga kesehatan agar mampu menghadapi tantangan kehidupan.

Menariknya, keikutsertaan warga RT 2 RW 13 juga membawa misi mendukung pelaku UMKM. Para peserta sengaja tidak membawa bekal dari rumah dan memilih membeli makanan serta minuman dari pedagang yang berjualan di sekitar lokasi kegiatan.

Menurut Dono, langkah sederhana tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan omzet pedagang dan membuat perayaan HUT Kemerdekaan turut memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Warga RT 2 RW 13 sendiri rutin mengikuti lomba gerak jalan sejak 2023. Bagi mereka, kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antarwarga sekaligus mengisi kemerdekaan melalui kegiatan yang positif.

Semarak lomba gerak jalan umum di Kota Blitar akhirnya menjadi gambaran kuatnya antusiasme masyarakat dalam merayakan HUT ke-81 RI. Kreativitas peserta, kekompakan warga, serta dukungan terhadap UMKM membuat kegiatan tersebut tidak hanya meriah, tetapi juga memiliki nilai sosial dan ekonomi bagi masyarakat. (KV/ADV)

Posting Komentar

0 Komentar