TULUNGAGUNG, Fosmad.id – Pemerintah Desa (Pemdes) Tulungrejo, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung menyepakati Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP Desa) Tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) di Balaidesa Tulungrejo, Rabu (9/9/2026) malam.
Musrenbangdes ini menjadi tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan desa untuk menentukan arah dan prioritas pembangunan Desa Tulungrejo pada Tahun Anggaran 2027.
Kegiatan ini dihadiri oleh Camat Karangrejo beserta Kasi PMD, Pendamping Kecamatan, Danramil, Kapolsek, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Kepala Desa Tulungrejo beserta perangkat, BPD, Ketua RT/RW, LPM, Karang Taruna, TP-PKK, serta tokoh masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Tulungrejo, Karyono, S.M., membeberkan penyesuaian alokasi anggaran akibat kebijakan pemotongan porsi Dana Desa dari pemerintah pusat.
"Sesuai kebijakan pemerintah, Dana Desa mulai Tahun 2026 terkena pemotongan sekitar 70 persen dari pagu sebelumnya, sehingga Dana Desa yang diterima Tulungrejo sebesar Rp340.000.000,-," kata Kades di kantornya, Kamis (10/09/2026).
Ia menjelaskan bahwa alokasi anggaran yang terbatas tersebut harus difokuskan untuk membiayai program-program pelayanan dasar serta jaminan sosial warga.
Pemerintah desa memfokuskan penggunaan dana untuk penyelenggaraan pemerintahan, sektor kesehatan, pemberdayaan padat karya, serta BLT Desa, sehingga kegiatan fisik sarana prasarana hampir tidak ada.
"Dana tersebut digunakan untuk kegiatan rutin pemerintahan, kesehatan, padat karya, dan BLT Desa," jelasnya.
Menyikapi keterbatasan anggaran infrastruktur, Pemdes Tulungrejo bersama BPD dan elemen masyarakat terus berupaya mencari terobosan sumber pendanaan alternatif dari luar.
Forum musyawarah ini juga menjadi wadah partisipatif untuk menyelaraskan visi dan prioritas program agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kesejahteraan warga.
"Untuk memperbaiki sarana prasarana yang rusak, pemerintah desa berupaya mencari sumber keuangan melalui Bantuan Keuangan Kabupaten maupun Provinsi," tegasnya. (Gw)
0 Komentar