Wujudkan Kemandirian Pangan Nasional, SMKN 1 Kademangan Raih Penghargaan Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan Terbaik se-Jawa Timur


BLITAR – SMK Negeri 1 Kademangan, Kabupaten Blitar, kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Timur dengan meraih penghargaan sebagai Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan Berkelanjutan Terbaik. Penghargaan tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan sekolah dalam mengembangkan pendidikan vokasi berbasis agribisnis modern melalui pemanfaatan Program SMK Pusat Keunggulan (SMK PK) Kolaborasi dari Direktorat SMK.

Di bawah kepemimpinan Kepala SMKN 1 Kademangan, Hadi Sucipto, M.Pd., sekolah terus melakukan transformasi pendidikan vokasi dengan mengintegrasikan pembelajaran berbasis industri, inovasi teknologi, serta penguatan ketahanan pangan. Lahan produktif sekolah seluas 4,52 hektare dikembangkan menjadi kawasan Teaching Factory (TEFA) terpadu yang berfungsi sebagai laboratorium pembelajaran sekaligus unit produksi berbasis teknologi modern.
Berbagai inovasi telah diwujudkan melalui modernisasi fasilitas pembelajaran. Pada TEFA ayam petelur, sekolah mengoperasikan mesin pengumpul telur otomatis serta sistem mekanisasi pakan yang meningkatkan efisiensi produksi. Di sektor perikanan, TEFA budidaya ikan nila berbasis bioflok dipadukan dengan budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai implementasi konsep ekonomi sirkular untuk menekan biaya pakan sekaligus menjaga keberlanjutan usaha.

Selain itu, SMKN 1 Kademangan juga mengembangkan green house modern untuk budidaya melon premium dengan sistem nutrisi presisi. Di bidang hortikultura, penerapan sistem irigasi otomatis menggunakan teknologi sprinkle dan drip irrigation pada budidaya bawang merah semakin memperkuat penerapan pertanian cerdas (smart farming), dengan dukungan hibah dari PT Petrokimia Gresik.
Tidak hanya berfokus pada produksi primer, sekolah juga mengembangkan berbagai komoditas pangan seperti jamur tiram, labu madu, tomat, cabai besar, dan terong. Seluruh hasil panen diolah menjadi produk bernilai tambah melalui kegiatan hilirisasi, sehingga memberikan pengalaman nyata kepada peserta didik dalam membangun jiwa kewirausahaan (agripreneur) sekaligus memperkuat unit usaha Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sekolah.

Kepala SMKN 1 Kademangan, Hadi Sucipto, M.Pd., menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh warga sekolah, dukungan Direktorat SMK melalui Program SMK Pusat Keunggulan, dunia usaha dan dunia industri, serta berbagai mitra yang selama ini berkolaborasi dalam pengembangan pendidikan vokasi.

"Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berinovasi. Kami ingin membuktikan bahwa SMK mampu menjadi pusat lahirnya sumber daya manusia unggul yang menguasai teknologi pertanian, peternakan, dan perikanan modern, sekaligus berkontribusi nyata dalam mendukung ketahanan pangan nasional," ujar Hadi Sucipto.

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed., menegaskan bahwa keberhasilan SMKN 1 Kademangan merupakan contoh implementasi pendidikan vokasi yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan nasional. Menurutnya, sekolah vokasi harus menjadi pusat inovasi yang melahirkan generasi muda kreatif, adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta siap menghadapi tantangan global di sektor pangan.

Keberhasilan SMKN 1 Kademangan diharapkan dapat menjadi inspirasi dan model pengembangan bagi sekolah-sekolah vokasi di seluruh Indonesia dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, berdaya saing, serta berkontribusi nyata terhadap tercapainya kemandirian pangan nasional.

Jurnalis : nanang

Posting Komentar

0 Komentar