Tulungagung, FOSMAD. Pada tahun 2015 Karwito selaku inisiator pandegan reklamasi pemproduktifitasan lahan tandus menjadi lahan subur memulai kiprahnya di Dusun Secang Desa Pojok Kecamatan Campur darat.
"Awal mula muncul inisiatif dari saya saat melihat lahan ratusan hektar yang terisolir dan tandus seakan menggerakkan hati nurani saya untuk mengubah lahan tandus menjadi lahan produktif dan sekaligus membuka lapangan pekerjaan buat warga sekitar yang belum mendapatkan pekerjaan, saya juga ingin membantu peningkatan perekonomian warga di Dusun Secang ini ", ucap Karwito saat di interview di kediamanya pada 31/5/2020.
Ketika mengawali kegiatan proyek pembuka lahan ini disetujui oleh Bondan selaku Kades Pojok pada tahun 2015.
Kesepakatan Karwito dengan warga setempat yaitu sanggup kerjasama menjadikan lahan yang baik.
"Visi misi saya selaku inisiator muda ingin menjadikan lahan yang tandus menjadi lahan yang subur dan bermanfaat untuk warga sekitar ", ujar Karwito.
Ratusan hektar lahan tanah tandus ini diubah menjadi lahan subur oleh Karwito dengan ide ide kreatifnya dengan menggunakan modal pribadi yang mencapai sekitar 850 juta tanpa bantuan dari Pemerintah.
"Alkhamdulillah mas saya juga bisa banyak membantu pemdes seperti pengadaan listrik, ngecor jalan, buat plengsengan dll, itu semua juga bermanfaat buat seluruh warga di Dusun Secang Desa Pojok Kecamatan Campur Darat ", ungkap Karwito.
Pada tahun 2018 Karwito udah mengirim surat ke Bupati Tulungagung untuk meminta kepastian hukum pekerjaannya dilokasi tersebut, tetapi belum ada respon.
Seiring waktu berjalan Karwito memberikan kompensasi ke warga setempat.
Dengan senyuman akrabnya Karwito berkata " penciptaan lowongan kerja baru buat warga setempat di dukung dan disetujui warga sehingga ratusan warga secang bekerja disini dan mendapatkan gaji harian, warga sangat gembira dengan adanya lapangan kerja baru yang dapat membantu perekonomian warga ".
Sampai saat ini lahan tandus ini berubah menjadi lahan yang subur dan bisa ditanami padi, jagung ,lombok dll, dari tanahnya warga juga dapat 5000 per rit nya.
Tahun 2020 ini terjadi kontra antara fihak Pemdes Pojok dengan Karwito sehingga mencuat sampai keluar dan akhirnya terjadi penutupan sementara proyek pembuka lahan tandus ini yang surat penutupan sementaranya di tanda tangani oleh Sukaji selaku Sekda Tulungagung .
" Saya sangat menyesalkan dengan adanya surat penutupan proyek ini dikarenakan belum ada kroscek dari fihak Sekda ke lokasi", ucap Karwito.
Karwito berharap "supaya cepat adanya solusi terbaik buat masalah ini dan wargapun bisa bekerja lagi ".
Berkaitan dengan mewabahnya Virus Corona secara otomatis perekonomian warga sedikit terganggu apalagi dengan ditutupnya proyek ini akan membikin susah warga yang bekerja di proyek ini.

Lahan ini juga digunakan untuk peternakan ayam untuk warga, pemilik peternakan ayam ini sangat berterima kasih kepada Karwito yang udah sangat membantu perkembangan perekonomian warga sini.
Warga berharap semoga proyek pembuka lahan ini cepat dibuka kembali. Irfan
1 Komentar
Kami mewakili warga Dsn secang, Desa Pojok kec. Campurdarat
BalasHapusSangat berharap Surat penutupan tersebut harus cepat ditarik. Karena program tersebut
Bukan termasuk pertambangan
Ini inisiatif,nya warga lahan tersebut untuk di jadikan produktif supaya bisa menunjang perekonomian dan bisa untuk membayar pajak tanah tersebut